Hati terasa resah..gelisah..dan tidak keruan..semua ini gara2 seseorang yang tidak tahu menjaga hati. Apa benar dia benar2 ingin membahagiakanku? Aku tidak pasti..apa benar dia benar2 menyayangiku?tapi apa buktinya?aku masih dalam keliru..dalam ketidakpastian apa sebenarnya yang dia mahu dariku? rasanya segalanya telah kuberikan kepadanya...
Mungkin semua ini silapku sendiri..terlalu mudah memberi apa yang dia inginkan dan menerima apa yang diberikannya. Aku menjadi pemurah dengannya sedangkan aku menjadi terlalu lokek pada diri sendiri. Aku merasa jalan yang aku pilih sudah makin hampir ke penghujung..apa yang perlu aku buat bila kami sudah sampai ke jalan mati..tiada penyelesaiannya lagi. apa harus aku melupakan semua ini dan bermula sekali lagi..?
Aku sebenarnya sudah penat. Penat bermain dengan rasa hati yang bercampur2... Penat dengan rasa sakitnya terluka, penat untuk menangis lagi sebuah kehilangan... aku cuma inginkan kedamaian..ketenangan..rasa dicintai dan mencintai.. Jika ini semua susah untuk aku dapat..aku rela hidup sendiri.
Sepanjang perjalanan ini, ini rasanya pertama kali aku seikhlas hati membuka hati menerima segala kekurangan orang lain dan menggantungkan harapan setinggi awan biru..mengharapkan kebahagiaan akan menghujani diriku. Aku sememangnya ingin terus menutup hati dan membiarkan ia kering dari siraman kasih sayang namun begitu aku kalah..dan hati kecilku memutuskan untuk memberi peluang terakhir..no more after this..sekali ini,sekali lagi hati ini retak..tiada apa lagi yang dapat mencantumkannya kembali..Ya Allah..lindungilah kami hamba2 Mu yang lemah ini...
Dalam kalut hati ini mencari cinta..mengorbankan damai di hati..tanpa disedari, semakin hampir cinta di kejar..semakin laju ia meninggalkan kita..aku menjadi lemah..haruskan aku tinggalkan semua ini demi damai di hati?
-cinta umpama bayang-bayang...usah dikejar...ia datang sendiri-

No comments:
Post a Comment